Dean Huijsen Bek Muda yang Tak Gentar Kritik
Di klub sebesar Real Madrid, setiap pemain hidup di bawah tekanan, terlebih bagi pemain muda yang baru menapaki panggung utama. Dean Huijsen, bek muda kelahiran Amsterdam yang kini membela Real Madrid, menjadi contoh nyata bagaimana kerja keras dan mentalitas kuat bisa mengubah pandangan publik.
Meski sempat menuai kritik atas performanya di awal musim, Huijsen perlahan mulai membuktikan bahwa ia layak mengenakan seragam putih Los Blancos. Dalam beberapa pertandingan terakhir, penampilannya semakin matang โ menunjukkan ketenangan, disiplin, dan kemampuan membaca permainan yang luar biasa untuk usianya yang masih sangat muda.
Dari Juventus ke Real Madrid: Perjalanan Menuju Panggung Besar
Dean Huijsen lahir di Belanda pada 14 April 2005, namun tumbuh besar di Spanyol. Ia memulai karier akademinya di Mรกlaga CF sebelum pindah ke Juventus pada usia 16 tahun. Di akademi Bianconeri, bakat dan potensinya mulai menarik perhatian banyak klub Eropa.

Pada Januari 2024, Real Madrid mengambil langkah berani dengan merekrut Huijsen dari Juventus. Transfer ini sempat menimbulkan perdebatan, karena banyak yang menganggap sang pemain masih terlalu muda untuk bersaing di tim sebesar Madrid. Namun, Huijsen justru melihat langkah itu sebagai tantangan untuk membuktikan dirinya di level tertinggi.
โSaya tahu tantangan di Madrid sangat besar, tapi saya datang untuk belajar dan berkembang. Di klub seperti ini, setiap hari adalah ujian,โ ujar Huijsen dalam salah satu wawancaranya.
Dean Huijsen Bekerja Keras di Bawah Ancelotti
Pelatih Carlo Ancelotti dikenal sebagai sosok yang mampu membentuk pemain muda dengan pendekatan tenang dan penuh kepercayaan. Huijsen menjadi salah satu proyek jangka panjangnya di lini belakang Madrid.
Meski belum menjadi starter reguler, Huijsen terus mendapat menit bermain di berbagai ajang. Dalam setiap kesempatan, ia berusaha menunjukkan progres signifikan:
- Meningkatkan akurasi passing untuk mendukung gaya build-up Madrid dari belakang.
- Memperbaiki positioning dan timing saat duel udara maupun tekel.
- Menunjukkan ketenangan dan kontrol bola, kualitas yang membuatnya sering dibandingkan dengan legenda seperti Gerard Piquรฉ di masa muda.
Menjawab Kritik dengan Performa

Kritik datang bukan hal baru bagi pemain muda, dan Huijsen tahu cara terbaik untuk menanggapinya adalah lewat performa. Dalam beberapa laga terakhir La Liga, ia tampil percaya diri dan berani mengantisipasi tekanan lawan.
Keputusannya yang cepat dan umpan-umpan progresif ke lini tengah membantu Madrid menjaga dominasi penguasaan bola.
Bahkan ketika sempat melakukan kesalahan kecil di awal musim, Huijsen menunjukkan kedewasaan dengan segera memperbaikinya di pertandingan berikutnya โ bukti bahwa mentalitasnya terus berkembang.
โKesalahan selalu menjadi bagian dari proses. Yang penting, saya belajar dari setiap momen,โ ungkap Huijsen setelah laga kontra Girona.
Profil Singkat Dean Huijsen
| Nama Lengkap | Dean Donny Huijsen |
|---|---|
| Tempat, Tanggal Lahir | Amsterdam, Belanda โ 14 April 2005 |
| Usia | 20 tahun |
| Kebangsaan | Belanda/Spanyol |
| Posisi | Bek tengah |
| Tinggi Badan | 1,95 meter |
| Klub Saat Ini | Real Madrid |
| Nomor Punggung | 18 |
| Kaki Dominan | Kanan |
Statistik Musim 2024/2025 (hingga November 2025)
| Kompetisi | Main | Gol | Assist | Clean Sheet |
|---|---|---|---|---|
| La Liga | 9 | 1 | 0 | 4 |
| Copa del Rey | 2 | 0 | 0 | 1 |
| Liga Champions | 3 | 0 | 0 | 2 |
| Total Musim Ini | 14 | 1 | 0 | 7 |
Kesimpulan
Dean Huijsen adalah bukti nyata bahwa kerja keras dan ketenangan bisa berbicara lebih lantang daripada kritik.
Meski masih muda, ia sudah menunjukkan kematangan dan keberanian dalam mengemban tanggung jawab besar di klub sebesar Real Madrid.
BACA JUGA ARTIKEL LAINNYAย LINK ALTERNATIF GARASISLOT>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


Tinggalkan Balasan